Kamis, 18 Februari 2016

Elisa Sroyer : Kehadiran Presiden Dua Kali di Raja Ampat Bawah Berkah


Elisa Sroyer : Kehadiran Presiden Dua Kali di Raja Ampat Bawah Berkah

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com Selama empat bulan menjabat sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Raja Ampat, Elisa Sroyer mengaku dua kali kunjungan presiden ke kabupaten kepulauan itu, membawa berkah terhadap perkembangan pariwisata di daerah itu.
Ia mengakui, dukungan presiden terhadap kekayaan pariwisata maritim di daerah itu sangat berpengaruh terhadap iklim investasi di daerah itu, hal itu terbukti dengan banyaknya perusahaan yang bergerak dibidang pariwisata mulai menawarkan investasi dengan nilai mencapai triliunan rupiah.
“Kami masyarakat dan pemerintah kabupaten raja ampat, merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yang mau meluangkan waktunya mengunjungi daerah kami,” ucap Sroyer yang juga masih menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Papua Barat.
Ia menyebutkan, pada kunjunganya di akhir tahun 2015 dan awal tahun 2016 lalu, presiden telah menyatakan akan mendorong perbaikan dan peningkatan akses transportasi ke daerah itu.
“Terutama memotong rentang kendali transportasi, khususnya Bandara Marinda Waisai akan di perpanjang menjadi 3000 meter dari panjang saat ini 1400 meter,” katanya.
“Dari proposal yang beliau minta, kita sudah serahkan langsung ke beliau di istana, dan kami juga sedang melakukan lobi-lobi untuk program lainnya,” sambungnya.
Ia mengaku, selama empat bulan dirinya menjabat sebagai penjabat bupati, beberapa capaian besar telah dilakukannya, salah satunya adalah adanya komitmen bersama pemerintah kabupaten raja ampat bersama salah satu perusahaan pariwisata yang terkenal di dunia yakni Meredian Capital yang siap mengembagkan bisnis pariwisatanya di Kepulauan Raja Ampat.
Terkait rencana kerja sama investasi itu, ia menyatakan telah membicarakan hal itu dengan bupati terpilih, sehingga dalam waktu dekat pemerintah dibawah kepemimpinan bupati Abdul Faris Umlati akan berangkat ke hongkong untuk menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan yang berencana menanamkan modalnya di daerah itu.
“Kami akan ke Hongkong untuk menandatangi MoU dengan Meredian Capital, pengusaha wisata internasional yang terkenal di dunia, dia akan investasikan uangnya kurang lebih Rp. 9 triliun.”
Untuk itu, ia meminta bupati terpilih yang baru dilantik dapat mengawal dan melanjutkan capaian yang diperoleh selama empat bulan dirinya menjabat sebagai penjabat bupati di daerah itu.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar